KETIKA KESABARAN DIUJI DI MEJA KERJA. "Part" 3
Ketika Kesabaran diuji di Meja Kerja Kisah Lala belum berlalu "Part" 3 Ramadhan sudah memasuki hari ke enam. Lala tetap menjalani rutinitasnya sebagai karyawan di tempat ia bekerja, meski luka batin yang disimpannya belum sepenuhnya pulih. Setiap pagi ia datang tepat waktu, duduk di balik meja kerja yang sama, menata berkas dengan ketelitian yang menjadi ciri dirinya. Pagi itu, di atas meja kerjanya, tergeletak sebuah surat yang diteruskan kepadanya. Lala membacanya perlahan, memahami makna demi makna. Surat tersebut berisi pemberitahuan kunjungan instansi pusat ke salah satu lembaga binaan tempat ia bekerja. Perasaan Lala bercampur aduk. Hatinya bertanya-tanya, dengan siapa ia harus berkoordinasi. Apakah kisah pahit sebelumnya akan terulang kembali? Pertanyaan itu menggantung tanpa jawaban. Lamunannya terhenti ketika seseorang memanggilnya dari luar ruangan. “Bu Lala, dipanggil Pak Kepala. Ditunggu di ruangannya.” Lala tersentak. “Oh iya, terima kasih,” ujarnya...