Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

RUANGAN SUNYI KANTOR

Gambar
Lala seorang pekerja di salah satu kantor di kota yang kecil, dia dikenal rajin dan mempunyai setumpuk ide inovasi. Lala juga dikenal sosok yang  jujur, ramah dan suka menolong. Setiap pekerjaan yang diberikan kepadanya selalu dikerjakannya dengan sepenuh hati. Ia tidak pernah mengeluh walaupun saat tugas menumpuk atau orang lain meminta bantuannya, Lala bekerja dengan iklas.  Bagi Lala, pekerjaan merupakan ibadah sedangkan membatu orang lain adalah suatu hal kecil dimana kebaikan itu akan kembali sendirinya nanti. Di luar kantor,  banyak orang menyukai Lala. Tetangga, teman - teman lama,  bahkan klien yang pernah berurusan dengannya dan orang yang baru kenal sama Lala merasa nyaman berada dekatnya karena kepribadiannya. Ia merupakan sosok yang mudah membuat orang merasa dihargai. Namun di kantor justru sebaliknya.  Di kantor ada beberapa rekan kerja yang tidak menyukai Lala. Entah karena iri, salah paham yang  tidak perna terselesaikan, yang je...

TITIPAN

Gambar
Hujan turun sejak subuh. Bukan hujan deras yang datang sekejap lalu pergi, melainkan hujan panjang—sabar, dingin, dan melelahkan. Jam demi jam tanah di perbukitan meneguk air hingga jenuh, hingga tak sanggup lagi menahan beban. Sungai yang biasanya jernih perlahan berubah warna menjadi cokelat pekat. Arusnya kian deras, membawa ranting, batang kayu, dan tanah dari hulu. Tanda-tanda itu nyata dan masuk akal, sebenarnya bisa dibaca. Namun kehidupan sering memaksa manusia bertahan pada harapan: bahwa semuanya akan baik-baik saja. Menjelang malam, suara sungai berubah. Ia tak lagi mengalir, tetapi menggeram. Dalam hitungan menit, galodo datang seperti murka yang dilepaskan. Lumpur, kayu-kayu besar, dan batu meluncur tanpa ampun, menghantam rumah-rumah di bantaran sungai. Teriakan minta tolong tenggelam oleh gemuruh air. Ada yang sempat berlari menyelamatkan diri, ada yang terjebak di dalam rumah, dan ada pula yang hilang begitu saja—diseret arus, lenyap tanpa jejak. Malam pun...

MEMGAPAI SURGA DARI LUKA YANG DALAM

Gambar
Dalam satu masa di hidupku, dunia terasa mengecil, menyempit menjadi lorong gelap tanpa pintu keluar. Hari-hari kulewati dengan dada yang sesak, air mata yang tak pernah benar-benar jatuh, dan senyum yang hanya menjadi topeng tipis untuk menutupi badai di dalam hati. Lukaku bukan berasal dari satu peristiwa, melainkan tumpukan kejadian yang perlahan mengikis tenangku. Aku dulu percaya hidup berjalan lurus; kerja keras dihargai, ketulusan dibalas baik. Namun kenyataan tak seindah itu. Ada kalanya kebaikan disalahpahami, niat baik dicurigai, dan usaha tulus justru dijadikan celaan. Ketika orang-orang yang kuanggap keluarga mulai menyudutkanku, aku merasa pondasi hidupku runtuh sedikit demi sedikit. Aku mencoba kuat, tapi pada akhirnya aku harus mengakui, aku terluka. Luka itu tak tampak di kulit, namun tajam menusuk dari dalam dada. Luka yang membuatku berhenti percaya bahwa hidup masih bisa membawa keajaiban. Suatu hari, teringat sebuah nasihat dari guruku waktu sekolah ...

AL QUR'AN SEBAGAI SOLUSI SPRITUAL

Gambar
Kecemasan, stres, kegelisahan hidup sering muncul pada manusia dizaman sekarang. Al Qur'an sudah menjawab kebutuhan tersebut melalui ayat yang menenangkan hati.  "Ketahuilah dengan mengingat Allah hati akan akan menjadi tenang"  (Qs- Ar ra'd 28) Dengan membaca, memahami dan mengamalkan kita bisa memperoleh  ketenangan batin dan kekuatan dalam menghadapi hidup. Al-Quran bukan sekedar dibaca tetapi perlu dipahami dan diamalkan. Bimbingan Nya mulai terasa apabila nilai - nilai terkandung di dalamnya di implementasikàn dalam kehidupan nyata sehari-hari. Apabila kita memikirkannya secara mendalam kita dapat menggali makna  yang lebih dalam sehingga  setiap ayat - ayat Nya menjadi cahaya penuntun dalam setiap keputusan dan tindakan. Al-Quran merupakan  pedoman hidup yang paling sempurnan dan lurus. Al-Quran  sebagai pedoman hidup bukan hanya kebutuhan spritual saja, tetapi juga solusi berbagai persoalan moral, sosial, pribadi. Dengan menj...

HARAPAN YANG TUMBUH DI TENGAH PUING - PUING

Gambar
Angin pagi masih membawa serpihan debu ketika matahari pelan naik dibalik perbukitan. Cahaya keemasan  menyentuh sisa bangunan yang semalam roboh, tembok yang runtuh, atap yang patah, barang-barang yang berserakan tanpa bentuk. Kota ,desa, perkampungan yang dulu ramai, kini sunyi dan bisu. Suara langkah kaki terdengar satu persatu keluar dari tenda darurat, raut wajah mereka lelah, baju penuh dengan debu, tetapi dimatanya penuh  harapan hidup menerima kenyataan. Mereka mulai berjalan diantara puing-puing dengan harapan ada sisa harta yang tertinggal. Ada yang menemukan dokumen yang basah ada yang menemukan peralatan sekolah dan juga ada yang duduk termenung sambil memandang bekas rumah yang menjadi kenangan  surga dunia  bersama keluarga yang dicintainya.  Dari puing-puing itu mulailah mereka menyusun harapan. Satu persatu dari mereka mulai membersihkan puing- puing yang berantakan , satu persatu rumah diperbaiki, dapur umum dibuka,  sat...

SENJUM DIBALIK LEMBARAN KERJA

Gambar
"Lala" menatap layar komputernya yang mulai buram oleh lelahnya. Kemudian  dua bola mata hitamnya berputar arah ke tumpukan kertas di atas mejanya. Draf laporan kegiatan yang dikerjakan bersama rekan kerjanya sejak seminggu lalu akhirnya selesai juga. Data yang berlapis lapis, hitungan yang sering  dicek berulang ulang  semuanya dilakukan dengan hati tenang .Hatinya mulai senang  laporan kegiatan besok akan disampaikan  pimpinannya didepan tamu undangan termasuk pimpinan tertinggi. "Lala", laporannya sudah jadi? Tanya bu Ayu, pimpinannya, sambil menatap file di atas mejanya. Sudah bu,  ini file nya. Ya, bagus. Nanti saya berikan ke bagian tata usaha ya bu. Keesokan harinya acara dimulai, tamu undangan satu persatu berdatangan, juga pimpinan tertinggi hadir untuk memberikan sambutan serta membuka acara secara resmi. Tak lama setelah itu acara dimulai. Lala mengambil posisi duduk dibelakang ditempat yang merasa nyaman baginya. Bu Ayu maju kedepan,...

Dalam Pelukan Ibu dan Tetesan ASI

Gambar
Kebutuhan gizi bayi yang baru lahir sangat berbeda dengan orang dewasa. Asupan yang paling  ideal untuk memenuhi semua kebutuhan bayi yang baru lahir adalah Air Susu Ibu ( ASI ). Berbagai penelitian para ahli menunjukkan  bahwa anak-anak yang mendapatkan ASI   tumbuh lebih kuat serta berkembang secara optimal Keajaiban ASI terletak pada kemampuannya menyesuaikan kandungan gizi sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan bayi pada setiap pertumbuhan. Kandungan ini tidak dapat ditiru sepenuhnya oleh susu buatan , meskipun industri makanan bayi telah mengerahkan teknologi mutakhir dan biaya penelitian yang sangat besar. Hingga saat ini tidak ada produk buatan manusia yang mampu menggatikan kesempurnaan ASI. Maha Besar Allah atas apa yang diciptakannya untuk umatnya . "Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut . Seorang i...